Untuk mencapai impian yang besar, maka dibutuhkan usaha yang keras. "kopinya kurang pahit, " celetuk seorang teman.
Bahasa yang amat sederhana, tapi begitu menohok. Bagaimana bisa sukes jika kerjaan hanya tidur. Perbanyak begadang jangan menghayal alias halu.
Setidaknya, keraslah terhadap diri sendiri. Kurang lebih begitulah pesan yang hendak disampaikan teman.
Pesan tersebut, saat saya menyampaikan keluh kesah tentang usaha jasa konveksi baju yang sedang saya geluti seakan stagnan bahkan mungkin mengarah pada bangkrut, padahal dari permintaan ada terus.
Menurutnya, usaha itu tidak ada yang kecil, semuanya ditentukan spektrum kita. Iya, kita sendiri yang membuat usaha itu kecil atau besar.
Jika sudah keras pada diri sendiri, kamu akan mengetahui penyebab usaha stag, bisa jadi penyebab usaha stag adalah perkara keuangan.
Ingat, usaha akan sukses, jika dapat mengatur keuangan, minimal memberi catatan pada arus kas, catatan tersebut yang nantinya bisa untuk bahan evaluasi dan bagaimana mengambil keputusan.
Yups, kamu dengan sendiri dapat memangkas anggaran apa saja yang bengkak, minimal kamu memahami kondisi keuangan usaha jasa konveksi baju kamu.
Lebih dari itu, kamu sendiri dapat membuat target, pencapaian untuk pendapatan bisnis. Benarkah pendapatan tak bisa menutupi kebutuhan, alias besar tiang ketimbang pasak.
Jika benar, bagaimana usaha bakal berkembang. Pengembangan bisnis tentunya dibutuhkan penambahan modal.
Segera perbaiki arus kas sebelum dampaknya sangat buruk. Ingatlah hal paling penting dengan adanya catatan arus kas, kamu dapat membuat strategi entah itu mengalokasikan keuangan untuk promosi atau kamu membutuhkan penambahan alat produksi guna menambah kapasitas produksi.
Anggap saja sedang membuat atau membongkar pasang bisnis plain. Dan semuanya hanya bisa terlaksana dengan kejujuran.
Pasalnya, usaha yang sedang kamu geluti adalah kepunyaan sendiri, jadi akan susah orang ikut campur.
Terimakasih kakak, obrolan dini hari dengan cangkir kopi sungguh berkesan. Oh iya, pesan yang sangat bermanfaat "Mengeluh tidak akan menghasilkan apa-apa, " imbuhnya
Dan sejujurnya, arus kas usaha jasa konveksi baju bisa dikatakan amburadul. Campur aduk antar uang pribadi dan perusahan, bahkan banyak duit perusahan dikorbankan untuk kesenangan pribadi, belum lagi dipakai buat menutup kebutuhan keluarga.
Coba dari persoalan keuangan pribadi terlebih dulu, renungkan apa saja yang membuat keuangan perusahan hancur, anggap saja hancur.
Bikin catatan secara jujur soal daftar pemakaian keuangan, benarkah apa yang kamu pakai benar-benar kebutuhan atau hanya kesenangan semata.
Buat daftar dari harian. Jka sudah demikian, kamu akan membedakan mana yang benar-benar kebutuhan atau sekadar gaya hidup semata.
Pengeluaran harian :
Makan dua kali dalam sehari : 15 ribu x 2 : 30 ribu.
Bensin : 25 ribu selama dua hari
Rokok : 25 ribu/sebungkus bahkan bisa dua bungkus.
Nongkrong : 50 ribu
Total : 130 ribu
Pengeluaran bulanan :
1. Perawatan motor : 100 ribu
2. Kebutuhan belanja rumah tangga, sabun dan lain-lain : 1,5 juta
3. Cicilan motor : 1,2 juta
Total : 2,8 juta
Sudah terlihat beban konveksi hanya untuk memenuhi standar kehidupan. Bagaimana, jika kamu sudah mempunyai rencana bikin rumah, pendidikan anak?
Selanjutnya, coba susun pengeluaran konveksi
Mingguan
1. Makan karyawan
a. Beras 10 kilo : 125.000
2. Uang sayur 100.000 x 3 : 300.000
3. Listrik : 100.000
4. Lain- lain (galon, gas : 35.000
Total
Bulanan :
1. Sampah : 200.000
2. pulsa : 100.000
3.utang perusahan :
a. Koprasi : 1.500.000
4. Gaji karyawan
b. Anak dalam : 1.500.000
c. Marketing : 3.000.000
Tahunan :
1. Sewa tempat : 30.000.000
Bagaimana, bisa disimpulkan pendapatan jasa konveksi baju kamu? Jangan - jangan pendapatan konveksi habis untuk memenuhi kebutuhan atau kesenangan pribadi kamu sendiri?
Lalu bagaimana usah konveksi yang tengah digeluti bakal berkembang.
Nah, sekarang PR buatnya.. Buat catatan secara rinci pengeluaran harian dan jasa konveksi kamu.
Bikin catatan secara sederhana, bikin hitungan harga jual - modal : laba. Dan jangan lupa, catat laba usaha diperuntukkan apa saja. Apakah dapat memenuhi perjalanan bisnis jasa konveksi baju, atau minus..
Nah, pada intinya dari obrolan ngalor-ngiduln bicara tentang 4 poin cashflow, simak baik-baik 4 poin di bawah ini.
1. Buat rencana cashflow
2. Jalankan rencana cashflow
3. share angka dalam cashfow
4. jangan ragu dalam keputusan berat
Silakan kamu pelajari lebih dalam dari keempat poin tersebut. Sampai kamu sendiri dapat membuat keputusan...
Komentar
Posting Komentar