kapan waktu yang tepat bisnis berhenti? Kalimat yang demikin mungkin saat ini tengah hinggap dalam benak kamu.
Kamu besar kemungkinan tengah merasa jenuh dengan segala macam kondisi yang menimpa perjalanan bisnis yang saat ini tengah digeluti.
Dan rasa-rasanya ingin sekali memutuskan untuk berhenti atau menjurus pada berhenti saja.
Baiklah, guna menjawab sebuah pertanyaan perihal kapan waktu yang tepat unuk bisnis berhenti, blog dede akan mencoba mengawali dengan sebuah perumpamaan.
Sebagaimana halnya kita melakukan pendakian, ada kalanya kita butuh berhenti untuk rehat sejenak, mengatur nafas sambil mengecek segala macam perlengkapan dan kebutuhan.
Dari situ dapat diambil keputusan apakah akan lanjut atau balik kanan. Ingat saat keputusan balik kanan, maka segala impian tentang puncak gunung hanya sekadar impian yang bisa jadi penuh penyesalan. Apa pun keputusan berada di tangan anda.
Melangkah pasti bahwa semuanya akan baik - baik sampai mencapai puncak.
Dan saya memandangnya, begitu pula dengan bisnis jasa konveksi baju yang tengah saya tekuni diperlukan waktu berhenti.
Tujuannya, mengecek kondisi bisnis jasa konveksi baju siapa banyak kerusakan atau sampai ada keputusan antara perbaikan atau hal lainya.
Lantas kapan waktu yang tepat untuk bisnis jasa konveksi baju ini berhenti? Jika pertanyaan demikian, menurut dari berbagai sumber di blogger ada beberapa poin membuat bisnis perlu berhenti bahkan tutup sebelum semuanya bertambah kacau.
Dari beberapa blog, sebagaimana yang saya lansir dari situs www.dokterbisnis.net , perjalanan bisnis tak akan selalu mulus, ada rintangan yang datang silih berganti yang membuat siapa saja perlu rehat mengatur nafas.
Setidaknya, ada sejumlah poin yang mengharuskan bisnis berhenti, yakni
1. Saat bisnis tidak berjalan semestinya
Pada situasi seperti ini bisnis perlu berhenti, memastikan untuk memperbaiki segala macam kerusakan terjadi.
Ingat pesan dikatakan Kiyosaki, bahwa anda tidak bisa menambal ban mobil pada waktu mobil anda berjalan.
Dan seberapa lama bisnis berhenti, semuanya tergantung pada tingkat kerusakan.
2. Berhenti saat bisnis anda benar-benar tidak bisa dilanjutkan
Ada bisnis yang benar-benar tidak bisa dilanjutkan. Pada umumnya, bisnis ini merupakan bisnis yang sifatnya melonjak begitu tinggi lalu tiba-tiba hilang ditelan bumi.
Bahasa lainya 'monkey bisnis' banyak contohnya, bisnis batu akik.. Dan sebaiknya hati-hati jika ada sesuatu naik begitu drastis.
Nah dari kedua poin tersebut, saya mengambil kesimpulan, waktu yang tepat untuk berhenti adalah saat ini.
Kondisi yang mana, terdapat lubang-lubang yang mesti segera mungkin ditambal.
Belum lagi kerusakan pada sistem yang mengharuskan pergantian.
Dengan berhenti, diharapkan dapat dilakukan penambalan. Dan pengambilan keputusan bisa dilakukan secara jernih meski pahit, setidaknya pahit untuk diri sendiri.
Melangkah pasti bahwa semuanya akan baik - baik sampai tiba waktunya meraih kesuksesan.
Komentar
Posting Komentar