Beginilah cara menjadi orang kaya

Secangkir Kopi Untuk Ide Bisnis Konveksi 1

Kata sebagian orang, kopi hitam tempatnya ide terlahir. Jadi tak usah heran jika kopi sebagai penghangat obrolan, dari obrolan santai sampai hal-hal yang dianggap penting, bahkan dipandang teramat penting.  Dari kopi tercetus segala macam ide termasuk ide bisnis, semuanya ditentukan siapa yang menikmati kopi tersebut. 

Ide dari secangkir kopi untuk bisnis, bicara mengenai ide bisnis kira-kira apa yang cocok. Setidaknya jangan sampai berlarut-larut kopi, hadirnya hanya selalu saja rencana. Kurang lebih begitu bicara mengenai bisnis. 

Baiklah, bicara mengenai konsep binis pasti sangat mudah dijumpai di berbagai macam blog. Begitu mudahnya dijumpai sampai bakal ditemukan istilah dari konsep bisnis tersebut, diterangkan bahwa konsep bisnis merupakan kumpulan dari gagasan atau ide yang konkret untuk mewujudkan adanya suatu usaha. Gagasan dan ide ini akan berpedoman pada nilai usaha, tujuan usaha, dan target pasar.

Dari penjelasan yang begitu mudahnya dijumpai, maka bakal tersusun dengan rapih saat membuat tentang perencanaan bisnis atau bahasa kerenya plan bisnis. Kalau dirasa susah tinggal contek saja perencanaan bisnis yang, selanjut tinggal dimaksukan bisnis apa yang hendak dilakukan. 

Nah, menjadi menarik jika perencanan begitu mudah lantas apa yang membuat orang enggan tercebur dalam bisnis? setidaknya anggap saja segelintir orang yang tercebur dalam bisnis. 

Beruntungnya, saya sendiri bisa dianggap terjebak dalam sebuah putaran bisnis alias usaha di bidang konveksi dan jasa sablon manual. Sejauh mana usaha saya telah berjalan, lain kali akan saya kisahkan pada artikel berikutnya. 

kali ini, sekadar mengenang kembali awal mula terjebak dalam binis usaha konveksi. Anggap saja, usaha konveksi merupakan usaha yang mempunyai peluang cukup besar. Setidaknya, itu merupakan anggapan saya. 

Jadi kalau ada yang bilang usaha apa yang berpontesi, jawaban saya adalah salah satunya konveksi. Kenapa konveksi. Soalnya, konveksi baju merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang menjelma sebagai gaya hidup. 

Dan untuk perkembangan, plis jangan ditaya sekarang. oke bro.......

Semoga saja, catatan ngolor-ngidul ini memberikan manfaat setidaknya untuk saya pribadi. hehehehehe. 

Masih dengan kopi hitam. Waktu itu, saya lebih pada nekat. Yups, nekat dengan sedikit pertimbangan. pasalnya, banyak pertimbangan akan membuat hanya bicara konsep saja.......begitu adanya. Hal demikian jangan ditiru yak....

Tepat, ide bisnis penting dan membuat perencanaan juga penting. Setidaknya, perencanaan merupakan panduan dasar atau anggap saja sebagai rambu-rambu untuk siapa saja yang ingin berbisnis. Saat ada plan bisnis maka akan mudah melangkah dengan panduan tersebut dan seiringnya waktu akan selalu saja ada perbaikan menuju pada kesempurnaan. 

Kembali pada penjelasan tentang konsep bisnis, diartikan sebuah gagasan dan ide ini akan berpedoman pada nilai usaha, tujuan usaha, dan target pasar.

Sekali lagi karenan usaha saya adalah konveksi baju, maka saya akan menjabarkan sebagai contoh saja. Dan anda dipersilakan untuk menconteknya, 

Ada beberapa poin yang akan dijabarkan. 

1. Ide dasarnya adalah jasa konveksi baju, sebagai usaha jasa untuk pembuatan baju. Hadirnya usaha ini diharapkan dapat membantu siapa saja yang ingin membuat baju entah itu seragam kantor, seragam kerja, seragam acara, dan lainnya. 

2. Target pasarnya, target pasarnya adalah siapa saja, bisa jadi lembaga, komunitas, perusahaan atau perorangan yang ingin membuat baju, entah itu untuk seragam atau pedagang baju yang ingin jualan baju. 

Dari dua poin terebut, bisa dikembangkan pada kata modal membangun konveksi tersebut dan strategi untuk mendatangkan konsemen alias tercapainya target pasar. 

A. Modal Konveksi

Yups, setelah ide bisnis dan target pasar dijabarkan, selanjutnya anda bisa menentukan modal yang dibutuhkan untuk membangun jasa konveksi baju. Modal setidaknya, terdiri dari membeli peralatan jahit-menjahit. Apa saja yang dibutuhkan...

 Ingat, anggaran tak hanya bicara modal konveksi saja, ada juga modal lainnya sangat penting agar usaha tersebut berjalan. 

1. modal pembelian alat konveksi..

2. modal pemasaran, modal ini diperlukan sebagai strategi dalam mendatangkan konsumen. Jika saat ini banyak orang yang melakukan melalui cara online. jadi minimal kamu butuh modal untuk internet. 

3. modal oprasional, ingat agar konveksi berjalan kamu juga butuh dana untuk menjalanan usaha konveksi, minimal modal untuk membeli peralatan jahit, seperti benang, listrik dan lainya. 

Ide sudah, modal sudah dan maka dilanjutkan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Ingat ini tak kalah penting bahkan sangat penting, tapi lain kali saja bakal diulasnya... 

Dan karena kopi sudah habis, dicukup kan sekian dulu yak..... dan jika kurang lengkap maka anda bisa melengkapinya... 

Saya mulai membangun jasa konveksi tanpa mengentahui seluk beluk konveksi dan tergolong sangat awam..... 

 

  

Komentar