pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pada cerita sebelumnya, sedikit tidaknya saya membahas penentukan perihal tiga eleman dalam menentukan harga, setidaknya sebagai patokan agar bisnis yang dikelola tidak seperti orang yang kalah dalam berjudi.
Tiga elemen penting, yakni biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead. Dalam biaya overhead tentunya setiap konveksi berbeda-beda. Lokasi akan menentukan seberapa besar biaya ditanggung pemilik konveksi.
Nah, selanjutnya adalah bagaimana biaya kita tawarkan bisa diterima oleh pasar. Hal ini kadang membuat saya sendiri mengalami dilema, apalagi saat ini perang pasar bisa dikatakan begitu sadis. Hampir setiap pemilik konveksi menawarkan harga yang benar-benar tak masuk akal.
Pastinya pemilik konveksi tersebut mempunyai strategi sendiri, enggak mungkin juga mereka berkehendak untuk rugi. Bisnis bertujuan rugi, jika benar ada yang demikian maka harus dipertanyaakan.
Baiklah ketimbang harus memikirkan tentang strategi mereka, sebaiknya saya akan lebih memfokuskan diri saja, rasanya akan jauh lebih bermanfaat. Yups, strategi tentang bagaimana harga yang kita tawarkan bisa diterima pasar di tengah-tengah perang harga, sebuah perlombaan untuk saling banting harga.
Sejujurnya, saya sendiri tak mempunyai formula mantap dalam penetapan harga agar jual untuk meledakan omset. Meledaknya omset tentu tak akan pernah bisa dilepaskan banyak konsumen yang mengenakan jasa konveksi baju yang tengah saya kelola ini.
Lalu bagiamana caranya, kalau teman-teman mempuanyi ide tolong dibantunya. Maklum saya hanya orang kurang berpengalaman dalam bisnis dan sok - sok an aja membangun bisnis. Meskipun bisnis yang tengah saya kelola ini sudah berjalan sekitar 8 tahun.
Disudahin saja perihal perkenalan tentang bisnis jasa konveksi baju, sekarang fokus tentang strategi agar jasa konveksi diterima pasar. Strategi ini saat ini saya terapkan mungkin sangat berbeda dengan teman-teman konveksi terapkan.
Ada sejumlah pilihan dalam menyusun strategi agar harga diterima pasar:
1. Mengurangi marjin,
Mengurangi marjin bisa anda bisa melakukannya memberikan potongan harga untuk jasa atau barang di jual. Memberikan diskon bukan Anda harus bersiap untuk rugi. Memotong biaya marjin yang bisa Anda berikan dengan perhitungan yang benar - benar matang. Ingat tiga elemen dalam menentukan harga jual atau jasa.
2. Meningkatkan oplah .
Dengan meningkatkan kapasitas produksi. Misalnya, harga jasa untuk pembuatan jasa kemeja dengan kuantiti 20 pcs pastnya berbeda dengan harga untuk 100 pcs kemeja. Ambilah kita mengembil keuntungan dari jasa pembuatan kemeja Rp 10.000.
Maka secara sederhana, Rp 10.000 x 20 pcs ; Rp 200.000,- Anda hanya mendapatkan total keuntungan Rp 200.000,-. Keuntungan tersebut jauh berbeda jika Anda memproduksi 100 pcs dengan hasil bisa diitung sendiri.
Namun, hal yang harus diingat bahwa Anda juga harus mengukur kapasitas produksi, biaya dikeluarkan untuk harian dan waktu pengerjaan. Jika 100 pcs kemeja di kerjakan dalam waktu satu Minggu, maka Anda tak akan mendapatkan apa - apa.
3. Berkerjasama dengan konveksi lainnya.
Jika Anda masih baru berkecimpung dalam dunia bisnis jasa konveksi baju, anggap saja bisnis usaha jasa konveksi baju masih kecil, maka hal paling mungkin Anda lakukan adalah menjalin kerjasama dengan konveksi lainya. Jangan selalu mengagap konveksi di luar Anda adalah pesaing. Anda bisa bermitra dengan konveksi lainya, sehingga Anda tak akan banyak membuang waktu dalam proses pengerjaaan
4. Membuat konsumen puas
Salah satu membuat konsumen puas adalah membuat produksi benar - benar puas, Anda bisa membuat konsumen puas dengan meningkatkan kualitas produk, produk yang berkualitas memberikan kepuasan tersendiri di hati konsumen.
Renungkan kembali tentang harga sebuah kepuasan, konsumen Anda merasa puas dengan jasa Anda, Anda akan menjadi pilihan meskipun harga yang Anda tawarkan lebih tinggi dibandingkan dengan konveksi lainnya.
Komentar
Posting Komentar