pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Salah satunya, adalah peluang usaha jasa pembuatan baju. Akh, ini sesuai dengan apa yang telah bertahun-tahun saya geluti, yakni bisnis jasa konveksi baju.
Sebelum jauh melangkah, setidaknya saya ingin mengisahkan tentang obrolan saya dengan pedagang buah. Cerita itu terjadi sekitar beberapa minggu yang lalu, tepatnya saaat saya sedan berbelanja buah di langganan. Iseng-iseng saya bertanya, untuk buka kios buah dibutuhkan berapa juta? "Tergantung, bisa sampai ratusan juta. Buat sewa tempat, bikin kios, dan belanja buah," katanya.
Kenapa enggak buka cabang? "Untuk saat ini, yang mana kondisi ekonomi kacau balau akibat dihatam virus corana, membuat cabang baru harus mikir seribu kali. Jualan buah itu banyak resikonya dari beberap jenis buah yang sangat cepat busuk, belum lagi pelanggan. Sudah otomatis, bahwa tempat baru, cari pelanggan baru, belum banyak yang tau" imbuhnya.
Buah-buah katanya saat ini banyak diburu orang sebagi penguat imun, itu aja masih membuat pemiliki toko buah mikir seribu kali jika harus membuka kios baru alias cabang.
Selang beberapa hari kemudian, saya iseng mengunjungi teman. Dan sudah ditebak, ia menawarkan membuka bengkel. Oh iya, teman saya satu ini mempunyai keahlian dalam perbaikan sepeda motor, untuk pengalaman jangan diragukan lagi.
Menurunya, kondisi saat cocok untuk membuka bengkel pas banget. Alasanya, banyak bengkel motor yang tutup dan ini jadi pelaung.
Untuk membuka bengkel kira - kira dibutuhkan anggaran berapa? "Lalu dengan cepat menyebutkan angka jika sama sewa tempat yak perkiraan sampai 100 juta. Cari tempat yang lokasi yang strategis dan kebetulan ada yang telah menawarkan lahanya," imbuhnya.
Oke, sewa tempat sekian + penambahan alat, lalu bagimana dengan dana oprasionalnya? " Itu bisa diatur," jawabnya.
Apa yang bisa disimpulkan dari keudanya, tukang buah melihat corona sebagai ancaman untuk menjalankan bisnis. Sedangkan, teman saya melihat corona sebagai peluang untuk membuka bengkel. Dan saya tidak akan menilai siapa yang tepat dan kurang tepat. Bisa jadi keduanya tepat.
Terlepas dari itu semuanya, hal menarik bagi saya adalah bagaiaman kita mencoba membuat rancangan bisnis secara matang, mencoba menganalisanya setidaknay mengenakan S W O T. Kondisi di luar internal banyak tidaknya bakal berpengaruh dalam menjalankan bisnis, begitu juga dengan corana atau covid-19.
Bahwa faktor eksternal, panduan antara (Opportunities dan Threats ), menyimak ancaman yang datang bukan hanya dari pesaing, tapi juga dihatamnya ekonomi akibat covid apakah masih memberikan peluang saat kita mencoba membangun bisnis.
Oh iya, secara kebetulan sebagaimana kita bahas pada artikel sebelumnya, direncankan untuk membahas tentang S W O T, secara kebetulan kali ini juga ada menyinggungnya. Jadi terlihat lebih cocok saja.
Pada artikel sebelumnya, sebenarnya telah saya singgung juga tentang evaluasi usaha jasa konveksi baju, silakan di cek saja, pada aritkel Strategi Fokus Dalam Berbisnis
Sebelum lebih jauh, mari kita berkenalan dengan S W O T, apa itu? Kenapa ini penting bukan hanya ketika bisnis kita jalan, tapi juga dipakai sebelum kita memutuskan membangun bisnis setidaknya sebagi acuan untuk bisnis plan, apalagi dengan dana yang terbilang tidak sedikit.
Ingat ini hanya pendapat saya semata, jika anda kurang cocok yang silakan dibantah. Oke bro.
Dalam analisa S W O T, saya mencoba mengulasnya dari usaha saya sendiri, yakni jasa konveksi baju. Apakah cocok dengan peluang bisnis tahun 2021, itu Anda sendiri yang menentukan. Hasil analisa saya kurang lebih begini,
Strength ( kekuatan)
1. Kami dapat memberikan respon yang cepat sehingga mempermudah pelanggan untuk memesan sebuah kebutuhan.
2. Kami dapat memproduksi segala macam kebutuhan anda yang berhubungan dengan jahitan.
3. Kami mempunyai tim yang telah berpengalaman dalam bidang jasa jahit- menjahit sehingga kualitas jahitan tak usah diragukan
4. Selain tim produksi, kami juga mempunyai tim yang untuk mengontrol produksi.
5. Jika Produksi tak sesuai dengan hasil diharapkan, kami dapat memberikan ganti rugi 100 %.
6. Kami telah mengerjakan berbagai model baju, dan hampir dari mereka merasa terpuaskan.
7. Tempat kami sangat mudah dijangkau, jadi siapa saja bisa untuk langsung mendatangi lokasi kami, bagiamana proses produksi berlangsung.
weakness (Kelemahan)
1. harga kami tawarkan terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan konveksi pada umumnya.
2.cash flow kerap kali berantakan sehingga membuat arus produksi kurang maksimal.
3. Tim dan mesin tergolong kurang, sehingga mmebuat produksi tak terpenuhi alias target produksi tak kesampaian.
4. Harga bahan baku yang tergolong mahal sehingga membuat biaya mengikut bahan baku.
5. Tim marketing dirasa kurang untuk menjangkau pasar, dan juga media promosi yang kurang maksimal.
Opportunities (peluang)
1. Bisnis kita jalani merupakan kebutuhan dasar sekaligus fashion membuat sehingga membuat banyak orang yang membutuhkan.
2. Marketplace, seperti shopee, bukalapak, dan media sosial istagram, Facebook, membuat orang bisa berbelanja dan berdangang baju dan kami siap membantu mereka untuk memproduksi pakaian.
Threats (ancaman)
1. banyak konveksi bermunculan yang menawarkan harga jauh lebih murah.
2. Perkembangan teknologi yang membuat kami harus mengapgrep kemampuan dalam digital marketing.
3. Dana yang masih seadanya membuat usaha kami masih tambal sulam.
4. Kebijakkan pemerintah, PPKM, acara dan lainnya membuat berdampak pada event sehingga pembuatan seragam untuk acara kosong.
Faktor Internal
Selanjutnya, adalah paduan antara Strength ( kekuatan) dengan weakness (Kelemahan) untuk menganalisa faktor dalam sebuah usaha atau bisnis yang sedang dijalankan. Dan jika belum mempunyai bisnis, hal ini juga akan menjadi acuan atau perencanaan bisnis.
Faktor eksternal
Dan untuk faktor di luar usaha, kita bisa memadukan antara Opportunities (peluang) dengan Threats (ancaman) . Yups, segala sesuatu yang di luar konveksi ternyata dapat berdampak pada usaha yang kita jalani atau hendak dijalani.
Sifatnya banyak hal, bisa datang dari situasi negara yang berhubungan dengan politik, sosial, dan ekonomi. Bahkan dari hal - hal tak terduga seperti saat ini, covid 19.
Selain itu adalah, pesaing. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak bermunculan usaha yang serupa, konveksi baju. Para pesaing ini hadir dengan menawarkan beragam penawaran, harga murah yang kadang diterima oleh saya sebagai sesuatu yang gak masuk akal.
Entahlah, bagaimana mereka menjalankan usaha tersebut. Bagaimana mereka melakukan perhitungan dalam sebuah produksi, fix cost ( Maaf, sensor) soalnya, dapur perusahaan.
Komentar
Posting Komentar