pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Anda sangat mungkin untuk terjun dalam dunia bisnis pakaian, apalagi saat ini Anda tak perlu pusing untuk menjajakan barang dagangan dan tak kalah penting adalah hemat biaya.
Anda bisa memanfaatkan media online. Misalnya, shopee, bukalapak, tokopedia, dan tak ketinggalan media sosial.
Namun, alangkah baiknya sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk menggeluti dunia bisnis fashion, Anda perlu merumuskan sejumlah konsep. Pasalnya, Anda akan menjadi orang sekian dari sekian banyak orang yang terjun dalam dunia binsis pakaian. Belum lagi para pedagang yang telah lama jauh sebelum Anda terjun.
Membuat rencana bisnis itu penting, seberapa penting rencana bisnis adalah merupakan panduan dalam hal Anda menjalankan bisnis pakaian. Tapi, jangan terlalu banyak mikir nanti Anda enggak jalan-jalan. hehehehe.
Setidaknya, ada sejumlah poin yang harus Anda cermati dalam menjalankan bisnis pakaian. Sejumlah poin ini bisa dikatakan sangat penting agar bisnis Anda jalan dan berkembang. Dari sejumlah poin tersebut, saya akan mencoba membaginya
1. Tentukan Pakaian yang hendak Anda jual untuk siapa (Target Pasar)
Ada berapa banyak pakaian bisa Anda jual, tapi terlampau banyak produk yang akan dijual hanya akan membuat Anda merasa pusing. Pasalnya, sudah dipastikan Anda membutuhkan banyak modal yang mengedap.
Maka alangkah baiknya, jika fokus terlebih dulu mau pakaian apa, apakah pakaian wanita dewasa, pakaian pria, atau pakaian anak. Pilih dari peruntukannya, pilih segmen pasar yang membuat Anda merasa yakin bahwa pakain tersebut memberikan pelaung cukup besar. Misalnya, pakaian baju wanita dewasa. Dalam hal biasanya disebut target pasar dari.
Pada umumnya, target pasar terdiri dari jenis kelamin, usia, dan kelas. Dan saat Anda memutuskan target pasar Anda adalah wanita dewasa dengan kalangan menengah ke atas.
2. Mengenal Jenis kain yang Akan Anda produksi
Setelah Anda menentukan model pakain yang akan diproduksi, Anda juga perlu mengenal jenis kain. Tak ada salahnya, Anda melakukan riset kecil-kecilan untuk mencari jenis kain. Mislanya, Anda ingin menjual dress untuk baju menyusui. Anda bisa mengenankan jenis kain rayon spandek atau cotton jepang.
3. Cari patner atau mitra yang tepat
Saat Anda telah menentukan model pakaian seperti apa yang hendak diproduksi, pasti Anda membutuhkan patner dalam hal ini. Ingat bahwa sehebat apa pun Anda, Anda tak akan pernah bisa menjalankan sendiri.
Dalam hal pakaian baju wanita, Anda membutuhkan mitra. Misalnya, Anda membutuhkan jasa konveksi yang bisa membantu Anda dalam hal produksi baju wanita. Cara bisnis jasa konveksi yang berpengalam dan siap membantu Anda dalam hal produksi baju wanita.
Selain itu, Anda juga bisa bertanya lebih jauh tentang jenis bahan, biaya ongkos produksi sehingga Anda bisa menentukan harga jual yang pas untuk produk baju wanita, dalam hal ini Anda bisa bersiang dengan pedagang lainnya.
4. Media Untuk Penjualan
Sebagaimana yang telah disingung pada awal-awal, saat ini hadirnya shopee, bukalapak, tokopedia dan media sosial memudahkan Anda untuk berbisnis pakaian. Karena itu, Anda bisa mengenakan semuanya sambil membuat situs atau blog. Ingat manfaat blog begitu banyak mungkin tanpa Anda sadari.
5. Siapkan Modal
Setelah Anda mengetahui semua poin di atas, kini giliran Anda menentukan modal. Dari membeli kain, ongkos jasa jahit baju wanita, dan terakhri media promosi. Agar penjualan lebih dikenal banyak orang, Anda sangat mungkin mengenakan jasa iklan seperti googel ads, fb ads, dan lainya.
Selain itu, anda juga bisa mengenakan jasa foto untuk setiap produk yang hendak Anda jual.
6. Tancap gas
semua ide tak akan pernah berhasil jika hanya sebatas ide semata. Untuk itu, jika dirasa yakin maka segera mungkin eksekusi. Sambil mengeksekusinya Anda bisa memperbaiki ide bisnis, sambil menentukan target penjualan.
Jika dana memungkinan, Anda bisa menyiapkan dana lebih untuk bekerjasama dengan blogger, youtuber, dan lainnya.
Selamat mencoba dan semoga sukses, untuk saya sendiri biarlah saya fokus pada bisnis jasa konveksi baju. heheeh
Komentar
Posting Komentar