Beginilah cara menjadi orang kaya

Catatan Dini Hari, Doa Untuk Meraih Kesuksesan Dalam Menjalankan Bisnis


Dialog dini hari dalam kegalauan, "enggak usah terlalu serius, hidup mengalir saja", celetuk seorang teman.

Jika sudah begitu, jadi teringang "Banyak orang bertanya aku mau jadi apa. .." penggalan lirik Steven n Coconat

" Benarkah demikian? Tapi, air di sungai mempunyai tujuan," timpalku.

Akh sudahlah, bukan untuk perdebatan. Setiap orang mempunyai pandangannya masing-masing termasuk apa yang menjadi jalan hidup.

Tujuan hidup, ada ingin bebas merdeka seperti halnya lanjutan lagu band steven. Dan tak sedikit orang telah merancang agar meraih kesuksesan. Sukses adalah doa kerap dipanjatkan.

Dan saat ini, saya bisa dikatagorikan  orang terlambat dalam meraih kesuksesan dari segi finansial. Bagimana tidak, pada usia saat ini kira-kira hampir menginjak kepala 4, usaha saya dalam bidang jasa konveksi baju masih berantakan, imbasnya keuangan rumahtangga, belum lagi beban utang masih menumpuk. 

Jika sudah demikian, apakah mungkin meraih kesukses dalam hal finansial, merdeka secara finansial. Tak ada kata terlambat, kata orang bijak. Sekarang, bagaimana cara fokus untuk mencapai kebebasan finansial?

Kata sebagian motifator, tak ada kata terlambat. Kuncinya adalah disiplin dan fokus.  ayuk fokus pada tujuan dengan memberanikan diri untuk jujur pada diri sendiri, setidaknya jujur saja dulu .... Saya menyadari tanpa fokus, segala tips meraih kesuksesan hanya omong kosong saja. 

Sebab itu, dan karena saya saat ini sedang menggeluti usaha jasa konveksi baju, maka saya ingin sukes dalam usaha saya dan mencapai bebas finansial. Maka saya akan fokus menyelesaikan masalah pribadi sendiri,  

1. Menyusun dan merapihkan arus kas pribadi maupun usaha yang tengah dijalani

2. Bayar utang. Harus disegerakan agar usaha yang saya jalani bebas dari namanya utang. 

3. Stop liabilitas dan perbanyak aset. Untuk perkara ini, siapa saja bisa melihat catatan apa itu aset dan liabilitas. Belum tentu yang dianggap aset benar-benar aset, bisa jadi itu adalah liabilitas. Oh iya, dalam usaha yang saya geluti ini,  dalam membangun aset sebenarnya bisa dengan cara menambah SDM dan jua peralatan. 

4. Menunda kesanang. Intinya adalah mau menahan diri dari godaan. Dari beberapa poin di atas, ini paling sulit, setidaknya untuk urusan pribadi. Siapa orang yang dapat bertahan dengan segala macam godoan yang sifatnya menyenangkan. Contoh kecilnya, daging ayam lebih menggoda ketimbang tempe. 

Berhubung sudah mentok, maka dicukupkan sampai disini dulu. Besok dilanjut lagi, tentunya masih berhubungan dengan usaha jasa konveksi baju yang sedang saya geluti ini. Impian adalah membuat semi garmen... 

Mungkin besok akan membahas tentang arus kas usaha secara optimal...


Komentar