pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Wabah ini telah menghantam sektor ekonomi, banyak pelaku bisnis mengeluhkan dan dampak juga turut dirasakan tenaga kerja dari pemotongan gaji dan ada juga terpaksa dirumahkan alias di PHK.
Bagaimana bertahan hidup, apalagi harus bisnis yang tentunya dibutuhkan modal sekecil apa pun itu, tanpa modal omong kosong. Kalau modal kecil ada, bisa disimak pada artikel bisnis tanpa modal hanyalah omong kosong.
Selain modal bentuknya rupiah, dibutuhkan modal dalam bentuk pikiran dan waktu. Jadi?
Entalah,...
Wabah pandemi ini, bukan hanya mengajarkan tentang hidup bersih dan sehat. Tapi, bagaimana pentingnya dana darurat.
Karena itu, bersyukurlah bagi orang masih pada titik aman. Mereka yang masih mendapatkan pendapatan tetap.
Lantas ini mau menulis apa? Hehehe, sebenarnya masih bingung juga antara peluang bisnis 2021 atau mau bicara tentang dana darurat?
Jika keduanya bagaimana, sepertinya lebih top dah. Kebetulan menurut kabar yang beredar banyak pengangguran.
Dalam dunia bisnis diperlukan dibutuhkan modal, selain dibutuhkan pengorbanan dalam bentuk rupiah meskipun kecil, anggap saja sekadar pulsa apalagi jika Anda berniat bisnis berhubungan dunia online. Lebih dari itu, Anda juga dituntut untuk mengorbankan waktu dan kreativitas.
Sebab itu, sebelum benar - benar terjun ke dunia bisnis, maka alangkah baiknya melihat kondisi keuangan terlebih dahulu.
Bagaimana dengan kondisi keuangan, kira - kira cukup aman sampai titik mana. Apakah cukup untuk satu minggu, satu bulan atau?
Menghitung titik aman, sambil Anda merumuskan tentang rencana binis. Jika keuangan Anda benar-benar tidak memungkinan malah untuk menutupi kebutuhan harian pun Anda sudah merasa dipusingkan.
Jangankan memikirkan untuk membangun bisnis, untuk makan saja sudah pusing. Anda merasa membutuhkan dana cepat, sebuah pemasukan yang sifatnya langsung, paling tidak untuk menutupi kebutuhan harian Anda.
Coba cek segala macam bisa dijadikan aset. Sayangkan, jika kekayaan Anda miliki kurang dimanfaatkan atau malah menjadi liabilitas . Aduh saya gak paham apa itu aset dan apa itu liabilitas. Sekilas penjelasan ini bisa di cek pada artikel sebelumnya. Anda bisa menyimaknya di cara menjadi orang kaya,
Nah apa yang bisa dijadikan aset, misalnya Anda punya kamar kosong kan bisa dijadikan kos - kosan. Atau sepeda motor yang sebelumnya hanya dipakai untuk ke kantor kan bisa dipakai untuk gojek, MrSpeedy, Shopee food juga bisa. Penting ada pemasukan untuk menutupi harian Anda.
Intinya, jika Anda sudah mempunyai catatan mengenai kebutuhan harian, maka Anda pun mengetahui seberapa besar kebutuhan. Ingat ini adalah kebutuhan bukan kesenangan. Dan mungkin di paruh waktu Anda dikenakan untuk driver ojol bisa menutupi kebutuhan harian Anda.
Sisa waktunya bisa Anda lakukan untuk menjalankan rencan bisnis Anda, misalnya ingin menjadi blogger, maka sisa waktu dari gojek bisa Anda manfaatkan untuk ngeblog. Semuanya tergantung pada Anda sendiri, Anda yang bakal menentukan bisnis apa yang bisa Anda lakukan.
Yups, Anda bisa menjalankan rencana binis Anda secara perlahan-lahan. Ingat bisnis yang Anda bangun sangat mungkin tak akan langsung bisa memenuhi kebutuhan Anda atau mungkin malah Anda yang harus mengeluarkan modal untuk bisnis yang Anda rancang agar bisa berjalan, tapi setidaknya ada harapan bisnis yang Anda rintas bisa menjadi aset yang nantinya akan menghasilkan cuan ke dalam kantong Anda.
Setidaknya, itulah yang saya pelajari dari beberapa blog. Emang bicara gampang, tapi pada prakteknya... hehehe.
Pada prakteknya, saya sendiri merasa kesukaran dalam hal membangus bisnis sampingan guna memenuhi kebutuhan harian saya. Saya berharap bisnis sampingan ini juga bisa mengurangi beban keungan bisnis utama saya, yakni jasa konveksi baju.
Sejujurnya saya juga masih perlu praktek.
Komentar
Posting Komentar