pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Setelah kemarin tanpa ada postingan satu kata pun, pada hal saya mencoba berkomitmen untuk pos setiap hari minimal satu catatan. Mungkin karena ide kosong atau rasa malas yang bersemayam di dalam dada. Yak sudahlah, saat kembali membuat komitmen untuk selalu posting.
Baiklah, berhubungan blog ini berkisahkan tentang apa pun tentang bisnis termasuk curhatan, motifasi diri dalam menjalan bisnis jasa konveksi baju, jadi jangan heran jika isinya tentang keluh kesah dan lainya kadang isinya kutipan hasil berselancar di google.
Seperti hal kata-kata motifator yang memenuhi jagat dunia maya, ungkapan kerap kali didengungkan seperti bebas finansial sebelum usia 30 tahun. Jangan membeli gengsi, tapi fungsi. yakinlah bahwa segala sesuatunya bakal berbuah manis, jika dikerjakan secara serius. Proses tidak akan berhianat pada hasil, tinggal seberapa Anda sabar dan pantang menyerah.
Dan kali ini, sebuah obrolan saya dengan seorang yang bisa dikatakan konsumen jasa konveksi baju. Sebauh dialog yang hanya berlangsung sekian menit, tapi efeknya masih bersemayam dalam pikiran. Keren juga nih orang, pikir ku.
Memang sudah tak berhitung banyak orang yang bertindak seperti demikian, bagaiamana dia mempersipan segala sesuatunya sampai ia memutuskan untuk berhenti dari kerjaan. Menrutnya, tida mungkin saya bakal terus-terusan kerja.
Agar lebih jelasnya, dia merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus wanita karir. Di tengah - tengah kesibukkanya, dia masih menyempatkan diri bisnis baju wanita. Bagi dia, bisnis baju merupakan salah satu bisnis sampingannya untuk mempersiapkan bisnis utamanya sekaligus persiaan saat keputusan keluar dari kerjaanya.
Bagi dia sebelum memutuskan untuk mengambil langkah besar, maka harus mempersiapakan hal besar dan di mulai dari langkah-langkah kecil. Salah satunya, usaha bisnis baju.
Dalam perjalanan usaha baju, ia menemukan sejumlah rintangan. Dari mencari bahan baku yang benar-benar bisa diterima dan juga tempat konveksi baju. Banyak konveksi yang menawarkan jasa jahit dengan harga murah, tapi dari segi kualitas jahitan kacau.
Enggak lah, karena hanya ingin mendapatkan untung besar dengan hasil yang enggak memuaskan. Bisa jadi bukan untung, tapi buntung. Kepusan konsumen penting, kata dia.
Hal yang menarik bagi saya, bagimana dia merancang bisnis sampingan untuk mencapai bisnis utama tanpa harus mengorbankan pendapatan dia. Selain itu, tentunya menajemen keuangan. Menjadikan pendapatan sebagai investasi bukan hanya disimpan. Ingat menabung bagus, tapi bukan untuk investasi. Sehingga impiannya untuk bebas finansial bukan hanya sekadar mimpi belaka.
Sebenarnya, apa yang dicertikan telah saya ulas tentang bisnis plan dan juga bagaimana membangun mental menjadi orang kaya, rahasia menjadi kaya.
Dalam dialog sangat sederhana, saya pribadi memitik langkah penting yang selama ini saya juga lalai. Ada sejumlah poin, tentang bisnis sampingan, menentukan target atau merancang sukses sebelum masa pensiun, membangun aset, dan hal lainnya.
Bisnis sampingan, sampai detik ini belum juga tersampaikan. Pernah ada rencana membangun usaha bersama teman, tapi entah apa yang membuat langkah tersebut belum juga tersampaikan. Mungkin masih ada sedikit rasa trauma.
Bisnis sampingan, sebuah pendapatan yang tidak menganggu pekerjaan utama atau juga bisnis utama yang sedang dijalani. Sifat dari usaha sampingan untuk pendapatan sampingan. Setidaknya, jangan sampai saya tergoda dengan bisnis sampingan karena di pandang lebih menggiurkan dan pada akhirnya mengorbankan bisnis utama.
Banyak hal yang harus diperbaki dalam diri saya dan juga usaha bisnis konveksi baju. Segala hal yang selama ini menjadi virus dalam menjalankan usaha konveksi baju telah saya catat pada artikel sebelumnya.
Bagaimana saya menata ulang kas, manajemen produksi, dan manajemen pemasaran. Semuanya, tak akan pernah kesampaian jika hanya catatan saja, dibutuhakan adalah sebuah tindakan.
Dan saat ini, bagaimana saya menemukan aktivitas yang tak menganggu bisnis utama saya, tujuan agar beban harian, minguan, dan bulan dapat teratasi tanpa harus mengorbankan bisnis konveksi baju.
Selanjutnya, membangun aset....... Sulit sekali.....
Bangun tidur lalu tidur lagi.... berharap sukses dengan mempunyai rumah mewah, kendaraan mewah dan semuanya serba mewah.. heheehe
Cukup sekian dulu... oh iya, tentang S W O T tak pending dulu.. sayang kopi sudah dingin.
Komentar
Posting Komentar