pada tanggal
Bisnis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Yups, saya menggeluti bisnis asa konveksi baju. Usaha ini telah berjalan kurang lebih 4 tahun lamanya. Sepanjang perjalanan terbilang tak sebenatar ini, banyak cerita menyenangkan dan lebih banyak cerita membuat kepala pusing tujuh keliling, stres, dan untungnya belum masuk rumah sakit jiwa. hehehe.
Sebelumnya, saya terlibat atau join dengan teman untuk bisnis jasa sablon. Karena lain hal, pada akhirnya saya memutuskan untuk berpisah.
Nah, bagi teman - teman yang ingin join bisnis apalagi dengan teman, sebaikanya dipikir matang -matang, jangan sampai karena bisnis hubungan perteman jadi renggang dan akhirnya trauma. Join bisnis bisa jadi membaut kamu trauma.
Balik lagi pada bisnis potensi 2021 saat dikatakan dunia kalang kabut lantaran virus bernama corona
, sebuah bisnis yang secara kebetulan sedang saya geluti, jasa konveksi baju. Jika ada yang mempertanyakan kenapa saya memilih bisnis ini. Salah satu alasan saya menggeluti bisnis jasa konveksi baju, sama dengan yang dipaparkan dalam google, bahwa baju merupakan kebutuhan hidup maka tak akan pernah mati.
Itu adalah salah satu alasan di antara sejumlah alasan lainnya. Lantas benarkah demikian?
Menurut saya, mau usaha apa pun mempunyai peluang sama dan bakal berkembang asalkan bukan masuk dalam bisnis monyet.
Cuma harus digaris bawahi, bahwa membangun dan merawat bisnis tak semudah catatan atau komentar para motivator.
Mungkin hal ini pula yang telah disadari kebanyakan orang, maka jangan heran jika banyak di antara orang ragu untuk terjun dalam bisnis.
Memang harus diakui, saya sendiri sampai detik ini masih merasakan jauh dari kata sukses, berbagi kendala datang silih berganti bahkan datang berbarengan sudah seperti diterjang ombak.
Padahal dari segi manajemen produksi, keunguan sampai manajemen pengawasan coba diterapkan. Perlahan perbaikan coba diterapkan.
Tapi, yak itu selalu aja ada kendala. Segala sesuatu yang berujung pada kekacuan dalam bisnis dari keterlambatan pengiriman barang, efeknya membuat arus kas tersendat alias tidak lancar. Jikas sudah demikian, maka rencana pengembang bisnis ikut berantakan.
Jika sudah demikian, rencana tinggal sebuah renanca. Termasuk rencana bagimana usaha yang sedang saya rintis ini terus mengalami penambahan aset. Bergaya layaknya orang bermental kaya dan berusaha semaksimal mungkin menjadikan diri sebagai orang pengusaha sukses.
Terpenting dari kekacauan terjadi, memberikan pelajaran berharga. Pembelajaran yang mungkin hanya dirasakan para pengusaha. Tinggal bagaiamana saya bersikap untuk memperbaiknya. Jangan sampai kejadikan tak mengenkan malah membuat bisnis jasa konveksi baju tinggal kenangan.
Komentar
Posting Komentar